Kegiatan utama dalam aksi ini adalah menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan secara berkala yang menyasar berbagai pangkalan dan terminal besar. Para peserta mendapatkan layanan pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, hingga pemeriksaan mata sederhana. Layanan ini diberikan secara gratis guna memastikan bahwa faktor biaya tidak menjadi penghalang bagi masyarakat kelas menengah ke bawah untuk mengetahui kondisi tubuh mereka. Melalui deteksi dini ini, diharapkan para pekerja dapat melakukan langkah pencegahan sebelum gangguan kesehatan menjadi lebih serius dan mengganggu produktivitas mereka sehari-hari.
Fokus sasaran pada pengemudi publik, seperti sopir bus, angkutan kota, hingga ojek daring, memiliki alasan yang sangat kuat. Mereka adalah garda terdepan yang menjamin kelancaran mobilitas ribuan warga setiap harinya. Kondisi fisik yang tidak prima dari seorang pengemudi dapat berakibat fatal bagi keselamatan penumpang dan pengguna jalan lainnya. PMI menyadari bahwa faktor kelelahan dan penyakit degeneratif sering kali menjadi pemicu kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu, selain memberikan pemeriksaan medis, tim relawan juga memberikan edukasi mengenai pola makan sehat dan pentingnya waktu istirahat yang cukup di tengah jadwal kerja yang padat.
Antusiasme para pengemudi dalam mengikuti program ini sangat tinggi, mengingat waktu mereka yang terbatas untuk berkunjung ke puskesmas atau rumah sakit. Layanan jemput bola yang diterapkan oleh PMI DKI Jakarta terbukti sangat efektif dalam menjangkau populasi yang rentan ini. Selain mendapatkan hasil pemeriksaan, para pengemudi juga diberikan vitamin dan suplemen tambahan untuk menjaga daya tahan tubuh. Fakta bahwa Pemeriksaan Kesehatan kerja berkaitan erat dengan keselamatan publik membuat program ini mendapatkan dukungan penuh dari dinas perhubungan dan pihak kepolisian setempat.
Program ini juga menjadi sarana bagi PMI untuk memperbarui data mengenai profil kesehatan masyarakat pekerja di ibu kota. Data tersebut nantinya dapat digunakan sebagai landasan dalam merumuskan kebijakan bantuan kemanusiaan yang lebih tepat sasaran di masa mendatang. Penguatan kolaborasi antara lembaga sosial dan sektor swasta juga terus didorong agar kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak titik di seluruh wilayah administratif Jakarta. Kesadaran akan pentingnya kesehatan harus merata di semua lapisan profesi tanpa terkecuali.
